RM.Padang Jaya berawal dari pengalaman pemilik yang berasal dari Minang dan pernah merantau bekerja sebagai karyawan di restoran sederhana di Palembang. Setelah mengumpulkan pengalaman dan modal, pemilik kemudian memutuskan membuka usaha sendiri.
Perjalanan merantau membawa pemilik ke Jakarta, sebelum akhirnya menetap dan membuka Rumah Makan Nasi Padang Jaya di Jatisrono pada akhir tahun 2012. Seiring berkembangnya usaha, dibuka lah cabang di Jatiroto, tepatnya di depan kantor Kecamatan Jatiroto, di sebelah kiri dari arah Jatiroto.
Pemilik mengakui bahwa perjalanan membuka usaha tidak mudah. Pada awal berdiri banyak cobaan yang harus dihadapi, termasuk adanya tekanan dari oknum preman karena status sebagai pendatang. Namun, semua dihadapi dengan ketegasan dan prinsip orang Padang: tidak menggangu, tetapi juga tidak ingin digangu. Dengan kesabaran dan ketekunan, usaha ini kini dapat berjalan stabil dan dikenal masyarakat sekitar.
Saat ini RM.Padang Jaya mampu menghabiskan +- 750 bungkus nasi padang perminggu, dengan pendapatan sekitar +- 7,5 juta perminggu +- 15 juta perbulan.
Ayam segar, bumbu rempah, dan sambal khas Padang.
Rendang empuk berbumbu kaya, menggugah selera
Bapak Kasirman berusia 40 tahun, merupakan pemilik dan pengelola Rumah Makan Nasi Padang Jaya yang berlokasi di Jatisrono. Dengan komitmen tinggi terhadap kualitas dan cita rasa masakan, beliau berhasil mengembangkan usahanya hingga membuka cabang resmi di Jatiroto. Kepemimpinan beliau yang profesional serta dedikasi dalam mengelola operasional harian menjadikan Nasi Padang Jaya dikenal sebagai salah satu rumah makan yang terpercaya dan diminati masyarakat setempat.